Udara subuh di kawasan Jakarta Utara terasa lembap dan berbau garam. Dion tidak bisa tidur setelah sesi panasnya bersama Lisa di karaoke. Informasi tentang Roy, kaki tangan Bram yang membawa dokumen krusial dari Surabaya, terus berputar di kepalanya. Ia tahu, jika dokumen itu sampai ke tangan pengacara Wawa, dominasi yang ia bangun di saat ini akan runtuh sebelum sempat memuncak.Dion memacu mobilnya mengikuti instruksi Wina lewat alat komunikasi di telinganya. Wina, sekretarisnya yang setia sekaligus berbahaya, sudah berada di posisi pengintaian bersama dua orang suruhannya."Target terlihat, Yon. Mobil boks putih plat L. Mereka baru saja keluar dari area gudang pelabuhan," suara Wina terdengar dingin melalui earpiece."Jangan sampai lepas, Win. Gue mau dokumen itu utuh. Dan Roy... bawa dia ke gudang lama kita," perintah Dion sembari menginjak gas lebih dalam.Aksi pengejaran terjadi di lorong-lorong sempit pemukiman kumuh. Mobil boks itu mencob
Last Updated : 2026-01-26 Read more