Sepasang cincin ini berliannya bukan yang terbesar, juga bukan yang termahal. Namun, bagi Lunara dan Kayden, sepasang cincin ini adalah yang paling penting dan istimewa.Lunara menunduk, menatap cincin itu. Ukurannya pas. Dulu saat membelinya, tubuhnya lebih berisi sedikit dan jarinya juga agak gendut sehingga cincinnya terasa sempit. Kalau bukan karena dia sangat menyukainya, dia tidak akan membelinya. Sekarang saat dipakai, justru pas.Waktu membeli cincin itu, Lunara kebetulan lewat sebuah mal, melihat sepasang cincin di etalase, dan langsung menyukainya.Harganya juga masih bisa dia terima. Dia berpikir nanti tinggal mengganti kotaknya, Kayden juga tidak akan tahu berapa harganya. Saat itu, dia hanya berpikir ingin punya cincin pasangan dengan Kayden, tidak terpikir sampai pernikahan.Tak disangka, seperti pesawat kertas yang dulu dilepas, setelah berputar-putar, akhirnya kembali lagi ke ujung jarinya.Di kampus, banyak mahasiswa berlalu-lalang. Para mahasiswa laki-laki mengendarai
Read more