Ignas tersenyum tipis. "Semuanya. Yang mana lebih murah, itu dibeli lebih banyak."Terkadang, trending negatif justru lebih efektif daripada yang positif."Baik."Tak lama kemudian, media sosial langsung dipenuhi berbagai berita negatif tentang Grup Narasoma.Di perjalanan, Lunara sempat melihat ponselnya. Dia mengangkat alis, merasa cukup seru juga.Jalan sedikit macet, di luar hotel juga dipenuhi media, jadi mobil tidak bisa masuk.Lunara mengirim pesan ke Ignas. Ignas tidak keluar, yang datang adalah anggota tim sekretaris lainnya.Saat melihat Lunara, orang itu sedikit terkejut. "Luna, kamu kenapa ada di sini?"Lunara mengangkat ponselnya, menampilkan undangan elektronik dan menyerahkannya. "Datang atas undangan."Anggota tim sekretaris, Alvin, melihat undangan itu, lalu menatap Lunara, lalu melihat lagi undangannya. Kemudian, dia tercengang sampai ternganga. Lunara ternyata adalah Moonbreeze!"Kamu, kamu, kamu .... Ayo ikut aku!"Alvin memaksa dirinya tenang, menepuk dadanya beber
Read more