Saat mengajukan pertanyaan itu, Kayden sudah tahu bahwa pertanyaannya sia-sia.Silvar sedang memegang ponselnya sambil selfie dari segala sudut, bahkan mengeluh, "Aduh, sakit, sakit banget."Dia memperlihatkan luka-lukanya dan lengan yang digips ke kamera dari berbagai sudut.Tak perlu ditebak pun sudah tahu video itu dikirim kepada siapa.Tak lama kemudian, panggilan video masuk. Elina muncul di layar dan bertanya, "Ada apa?""Nggak apa-apa," jawab Silvar sambil pura-pura tenang. "Cuma lecet sedikit. Kata dokter, aku harus istirahat beberapa waktu."Elina mengernyit. "Nanti malam pulang, aku bikinin sup tulang."Wajah Silvar langsung berseri-seri. "Terima kasih, Bu Elina."Kamera sempat menyorot pria di kursi pengemudi. Saat melihatnya, Elina bertanya, "Yang di sebelahmu itu siapa?""Oh, Kayden. Kebetulan banget ya? Aku lihat dia di bagian ortopedi. Dia juga cedera."Sama-sama cedera dan sama-sama berada di poli yang sama. Memang pertemuan yang langka.Silvar tidak memutus panggilan v
더 보기