Pria itu segera menarik tudungnya lebih rendah, bayangannya makin menutupi separuh wajahnya. Ia menunduk sopan, namun jaraknya tetap terjaga. “Apakah Lady mengenal saya?” tanyanya tenang. Chyara yang tadi sempat membeku karena sorot mata hijau zamrud itu, buru-buru menggeleng. “T-tidak,” jawabnya sedikit terlalu cepat. Lalu, entah dorongan apa yang membuatnya berbicara jujur, ia menambahkan dengan spontan, “Hanya saja ... Tuan terlihat cukup tampan, sehingga membuat saya sedikit tertegun.” Keheningan jatuh di antara mereka. Anna yang berdiri di belakang Chyara membelalakkan mata, hampir saja tersedak udara. Sementara pria berjubah hitam itu terdiam, seolah tak menduga jawaban sejujur dan seceroboh itu. Menyadari ucapannya, Chyara segera memperbaiki sikap. Ia melangkah mundur setengah langkah, merapikan rok gaunnya, lalu membungkuk dengan anggun. “Perkenalkan. Saya Chyara Everardo, putri pertama Marquess Everardo.” Senyumnya kembali lembut, terlatih, seperti bangsawan pada umu
Last Updated : 2026-03-02 Read more