Chyara terdiam sesaat. Pangeran Ketiga, Doreno, telah lama terbaring lemah akibat penyakit misterius. Tubuhnya semakin hari semakin kurus, kulitnya pucat, dan napasnya kerap tersengal tanpa sebab jelas. Beberapa tabib istana telah mencoba berbagai ramuan mahal dan ritual penyembuhan, namun tak satu pun mampu menyembuhkannya sepenuhnya. Gejalanya memang menyerupai wabah di Ravenhold, melemahkan tubuh perlahan dan menggerogoti daya hidup. Namun, itu bukan wabah tersebut, melainkan penyakit lain. Di atas singgasana, Eldrin menatap Chyara tanpa berkedip. “Jika kau dapat menunjukkan hasil nyata pada kondisinya,” ucapnya tenang namun penuh tekanan, “meski hanya perbaikan kecil, maka aku akan mempertimbangkan permohonanmu untuk pergi ke Ravenhold.” Syarat itu terdengar sederhana. Namun pada kenyataannya, mustahil bagi siapa pun karena para tabib terbaik kekaisaran pun telah gagal. Chyara membungkuk dalam. “Perintah Yang Mulia akan saya patuhi.” Nada suaranya tenang, tanpa protes. Namun
อ่านเพิ่มเติม