Keenan berputar, menarik Aruna ke dalam pelukannya di bawah sinar bulan. "Aku tidak suka cara Nando menatapmu saat bicara tadi. Seolah kalian sedang berbagi rahasia yang tidak aku ketahui." ”Astaga, Keenan... Itu murni urusan pekerjaan, lagipula Nando sudah memiliki Zaskia, sahabatku juga.." Aruna tertawa kecil, namun tawa itu terhenti saat Keenan mengangkat dagunya dan menciumnya dengan sangat posesif. "Pekerjaanmu hanya bersamaku, Aruna. Menjadi istri dan Mommy anak-anak ku," gumam Keenan. Ia mengangkat Aruna, mendudukkannya di pagar balkon yang kokoh, membuat Aruna harus melingkarkan kakinya di pinggang Keenan agar tidak terjatuh. Di ketinggian balkon itu, dengan resiko ada penjaga yang melihat dari taman bawah, Keenan mulai menciumi Aruna dengan gairah yang meledak. Tangannya merangkak masuk ke bawah daster tipis Aruna, menjamah keintiman istrinya yang masih sensitif. "Keenan... Sshhh... Nanti ada yang lihat," desa
Read more