“Katakan syaratnya..” Keenan menyipitkan mata, menatap curiga ke arah Alexander. “Syaratnya, Aruna harus berhasil meluncurkan produk Silk-Graphene dalam waktu tiga puluh hari ke pasar internasional, atau seluruh kendali laboratorium akan tetap kembali ke tangan ku,” kata Alexander dengan nada serius. “Pa! Ini namanya menekan Aruna! Papa keterlaluan!” geram Keenan. Namun diluar dugaan, Aruna justru setuju. “Baiklah, saya setuju..” Keenan menoleh ke arah Aruna dengan sentakan kepala yang kasar, “Aruna, jangan main-main! Kita hanya punya waktu tiga bulan!” “Aku tau, Keenan.. Percayalah, kita bisa melakukannya..” kata Aruna dengan yakin. “Baiklah! Kalau setuju, biar Nando membuat surat perjanjiannya..” Pak Alexander menoleh ke arah Nando, “Ikut denganku sekarang, Nando!” Nando menoleh ke arah Keenan karena bagaimanapun juga dia bekerja dibawah Keenan. Ia tampak ragu mendapat peri
Read more