Di dalam kamar rumah sakit, Aruna tidak bisa tidur. Ia merasa ada yang tidak beres. Ia meraih tasnya yang diletakkan Zaskia di lemari, mencari foto tua ibunya. Saat ia mengeluarkan foto itu, ia menyadari ada sesuatu yang mengganjal di balik bingkai foto tersebut. Aruna membukanya perlahan, dan menemukan sebuah surat kecil yang sudah menguning dengan stempel resmi Arkana Group bertuliskan, ‘Rahasia ini harus terungkap walaupun aku akan mati nantinya — Ferdy.’ Aruna menatap surat yang sudah menguning itu dengan tangan gemetar. Di sana, tertulis tulisan tangan ayahnya, Ferdy Lorenzo, yang ditujukan kepada Alexander Arkana namun tidak pernah terkirim. ’Alex, aku memegang bukti bahwa istrimu, Sofia, telah memalsukan laporan keuangan proyek satelit. Dia menjebakku agar aku diam. Aku tidak peduli pada uangnya, tapi demi Mona dan putri ku, Aruna, aku tidak bisa membiarkan namaku kotor. Aku akan menemuimu malam ini di jalan lintas tebing…’ Mata Aruna memanas. Napasnya tersengat. Jadi s
Read more