Pagi di Benteng Valerion tidak pernah benar-benar terang. Matahari memang muncul, tapi cahaya itu selalu tertahan oleh dinding batu dan rahasia yang membusuk di dalamnya.Elora berdiri di depan cermin, menatap bayangannya sendiri. Sejak rapat Dewan kemarin, semua berubah. Pengawal di depan pintu bukan lagi sekadar penjaga. Mereka adalah rantai.Ia mendengar langkah kaki di luar, bisikan pelayan yang berhenti begitu ia lewat, tatapan para bangsawan yang seperti menilai harga kepalanya. Kael berusaha menenangkan, tapi Elora tahu… Istana tidak membutuhkan kebenaran. Istana hanya butuh alasan.***Sementara itu, Kael bergerak seperti badai. Ia memerintahkan Rhevan mengawasi setiap sudut benteng, Cassren menyelidiki pengkhianat kedua, dan dirinya sendiri menyisir arsip kerajaan. Namun semua kembali nihil. Tidak ada jejak nyata. Tidak ada bukti. Yang ada hanya jebakan yang sedang dibangun.Kael baru saja keluar dari ruang arsip ketika seorang p
Last Updated : 2026-02-18 Read more