Langit Valerion mulai gelap ketika kereta tanpa lambang memasuki gerbang samping istana. Tidak ada terompet penyambutan. Tidak ada pengawal tambahan. Hanya tiga sosok yang turun dengan wajah setenang mungkin.Kael berjalan lebih dulu, jubah hitamnya menyapu lantai batu. Di belakangnya, Elora dan Rhevan menyusul tanpa sepatah kata pun. Mereka sudah sepakat-tidak boleh ada yang tahu bahwa mereka baru saja keluar diam-diam."Masuk lewat lorong timur," ujar Kael pelan. "Pergantian penjaga baru saja terjadi. Mereka tidak akan terlalu memperhatikan."Rhevan mengangguk. Sebagai Letnan Elite, ia tahu benar jadwal keamanan. Ia bergerak sedikit di belakang Elora, seolah sekadar pengawal biasa. Padahal, malam itu, ia adalah satu-satunya saksi atas percakapan rahasia di rumah Eldric.Sesampainya di dalam, Elora berhenti sejenak. "Terima kasih," bisiknya pada Rhevan.Rhevan hanya menunduk hormat. "Saya hanya menjalankan perintah Duchess."Kael mendengar, namun tidak menyela. Ia tidak marah. Tidak
Huling Na-update : 2026-02-25 Magbasa pa