Mata Mayang menggelepar. Nafasnya memburu dengan hebat. Leher ini dicengkram kuat oleh pria yang ada di hadapannya.Mayang berusaha menjerit tertahan, ia terus memukuli tangan Aldi yang mencekik lehernya."Lepaskan!""Katakan padaku untuk apa kau lakukan disini, hah? Apa niatmu??!" Bentak Aldi. Pria ini lalu melepaskan tangannya.Mayang terbatuk-batuk dan menghirup nafas sebanyak-banyaknya. Ia memegang lehernya yang kesakitan."Kamu pasti sengaja datang kemari dengan cara menyamar, kan? Ngaku!""Aku.. aku bisa jelasin, mas.""Arrrghh!"Mayang memejamkan mata saat tangan Aldi melayang hendak menampar wajahnya. Namun suara Husna menghentikan semuanya."Aldi! Ngapain kalian ribut-ribut??" Husna datang lagi dan terperangah melihat cadar Mayang yang telah terlepas."Kamu.." ucap Husna."Benar, ma. Dia Mayang. Wanita yang menyamar menjadi pengasuh anakku. Aku yakin dia pasti memiliki niat ya
Read more