Aldi memutar lagi mobilnya saat mencapai persimpangan. Tapi ketika ia berhenti di tempat menemukan wanita pengemis itu, namun sayang batang hidungnya tak terlihat lagi. Aldi mengedarkan pandangannya. Mungkin saja wanita itu masih di sekitar sini. Tapi mengingat jika wanita itu bekerja sebagai pengemis, mustahil rasanya ia bisa berdiam di satu tempat. Dengan rasa yang berat ia memutuskan untuk pulang ke rumah. Selina pasti sudah menunggu karena ini sudah pukul 12 siang. Tapi rasa penasaran ini masih membakar dada Aldi. Wanita itu bilang anaknya meninggal. Tepat di hari yang sama dimana Alina juga meninggal. Namun, Aldi masih ingat saat itu dimana ia datang untuk mengurus jasad putrinya. Hanya ada satu bayi saja disana. Dan jika memang anak wanita itu juga meninggal, harusnya bayi itu juga berada disana, kan? Ah, sudahlah. Aldi tak mau memikirkan hal berat seperti ini. Semakin memikirkan kematian
最終更新日 : 2026-03-17 続きを読む