Operasi sudah selesai Leo lakukan, ia sudah berada di dalam ruangannya, menatap bekal pemberian Aurora, lalu membukanya dengan perlahan.Harum wangi masakan gadis kecil itu langsung tercium di indera penciumannya. Ayam kecap, tumis brokoli, dan nasi memenuhi bekalnya.Leo mengambil sendok, ia mulai mencicipi masakan Aurora. Satu suapan, dua suapan, Pria itu tampak menikmati makannya.“Pintar juga gadis kecil itu masak,” gumam Leo dengan tangan terus menyendok makanan miliknya.Tok…Tok...Leo menghentikan makannya mendengar suara pintu ruangannya diketuk.“Masuk!” perintah Leo dengan suara sedikit keras.Pintu terdengar terbuka, Leo mengalihkan pandangannya ke arah pintu. Kepala Aurora menyembul dari balik pintu menatapnya dengan gugup.“O-om,” panggil Aurora dengan terbata.Sebenarnya gadis itu terlihat ragu untuk menemui Leo, tetapi pesan dari pria matang itu tidak bisa ia abaikan begitu saja, ada dorongan di hatinya agar segera menemui Leo, mungkin karena rasa takut, sungkan, dan t
Read more