“Hamil?” tanya Roxana.Elowen dan Julia hanya mengulum senyum sambil menganggukkan kepala.“Reaksimu tadi sama seperti aku di awal kehamilan, Roxana.”Roxana terdiam sambil mengelus perutnya pelan. Ia ingat sejak menikah hingga hari ini, ia memang belum mendapat tamu bulanannya. Bisa jadi apa yang diucapkan Elowen benar. Ia sedang hamil.“Untuk tahu benar tidaknya, Bibi akan panggil Tabib Lucanus.”“Elowen, kamu ajak Roxana untuk beristirahat di kamarnya dulu.”Elowen mengangguk kemudian membimbing Roxana menuju kamarnya. Tak lama kemudian, Tabib Lucanus sudah melakukan pemeriksaan terhadap Roxana. Beberapa kali kepalanya mengangguk sambil mengelus janggutnya. Sementara tangan kanannya tampak memeriksa denyut nadi Roxana.“Tidak diragukan lagi, Anda memang sedang berbadan dua, Putri.”Seketika semua yang hadir di ruangan itu terperangah kaget mendengar ucapan Tabib Lucanus. Elowen dan Julia tersenyum lebar sedan
Terakhir Diperbarui : 2026-03-12 Baca selengkapnya