ログインPutri Elowen Lysandra dari Asterra terpaksa menikah dengan Jenderal Kael Dravion Aurelian atas perintah Kaisar. Pernikahan bagi Kael untuk menutupi rumor penyimpangan seksualnya dan bagi Elowen untuk menutupi aib kehamilannya di luar nikah. Dua insan dengan dua tujuan berbeda dipertemukan dalam ikatan pernikahan tanpa cinta. Lalu apa jadinya jika istana tahu soal kehamilan Elowen dan mengancam tahta Kael?
もっと見る“Decimus mati?” ulang Flavius.Elowen hanya diam sambil mengambil alih Eryndor dari Flavius. Ia mendekap putra kecilnya itu penuh kasih sambil memberi perhatian ke Remus.“Siapa … siapa yang membunuhnya?” geram Remus.Tangannya terkepal, mencengkram tanah sambil memukul berulang. Flavius dan Elowen hanya diam saling pandang dengan bingung.“Aku yakin … pasti bajingan itu yang melakukannya. Ia sudah lama menyimpan dendam pada Decimus. BERENGSEK!! BAJINGAN!!!”Remus mengamuk, memaki berulang sambil memukul-mukul tanah. Wajahnya merah, matanya menyalang umpatan serapah dan berbagai kutukan keluar dari mulutnya.Elowen hanya diam. Ia tidak tahu siapa yang sedang diumpat dan dikutuk Remus. Namun, yang pasti Remus sangat membencinya.“Sudah, Remus!! Sudah!!”Flavius mengangkatnya berdiri, mengajaknya masuk ke dalam rumah. Elowen tertegun melihat reaksi Remus hari ini. Sepe
“Ayah dari mana?” tanya Livia begitu melihat Tuan Tiberon tiba.Bukan Livia yang mendapat jawaban, malah Tuan Tiberon yang berbalik mengajukan pertanyaan.“Apa yang kau lakukan di sini, Livia? Bukannya kau harus berada di istana.”Livia menghela napas panjang sambil melipat tangan di depan dada.“Aku hanya sedang mencari angin, Yah.”Tuan Tiberon hanya manggut-manggut mendengarnya. Kemudian tatapannya berubah serius.“Apa kau tahu jika Tuan Decimus baru saja meninggal?”Livia terdiam. Matanya menatap tajam, tapi tidak bereaksi signifikan.“Ia salah satu anggota senat dan merupakan mantan ketua senat di era kekaisaran August.”Livia mengangguk. Kini ia jadi mengerti dari mana ayahnya selarut ini.“Aku tidak menduga, ia akan meninggal secepat ini. Apalagi penyebab kematiannya sungguh tidak masuk akal.”Alis Livia terangkat mendengar ucapa
“Apa maksudmu, Neil?” tanya Elric penasaran.Neil tersenyum sambil menunjukkan gulungan perkamen kecil itu.“Ini … ini pesan dari tanah pengasingan dan di sana disebutkan jika Jenderal Kael sedang perjalanan menuju Valtoria.”Sontak wajah Elric dan Tuan Regent semringah mendengarnya. Pada akhirnya, mereka bisa mengakhiri semua ini.Kemudian Neil melihat ke arah pria itu. Pria itu tak lain orang kepercayaan Tuan Decimus. Ia pasti merasa kehilangan.“Kami turut berduka dengan kepergian tuanmu,” lirih Neil.Pria itu mengangguk sambil tersenyum masam.“Tuan Decimus memang sudah menduga hal ini akan terjadi.”Elric mengernyitkan alis menatapnya.“Jadi, dia sudah tahu siapa yang mengancam nyawanya?”Pria itu mengangguk. Elric semakin penasaran.“Siapa?”“Orang yang sama, yang menyebabkan kematian Kaisar August pada beberap
Waktu seolah melambat. Kilatan logam itu memantulkan cahaya senja—tepat sebelum menghantam. Elric bereaksi hampir tanpa sadar. Tubuhnya berputar, menarik napas tajam, lalu—CLANG!Suara benturan nyaring memecah udara. Belati itu terpental. Semua orang terkejut.Seorang pria bertudung hitam berdiri di hadapan Elric. Namun bukan dia yang menangkis serangan itu.“Anda baik-baik saja, Tuan.”Elric mendongak dan menatap Neil yang sedang berdiri di sampingnya dengan napas tersengal sambil memegang pedang pendek.Belum sempat Neil bersuara lagi. Pria bertudung itu kembali menyerang. Gerakannya cepat, terlalu cepat untuk ukuran manusia biasa. Namun, Neil lebih cepat.SWISH!Serangan dibelokkan.THUD!Siku menghantam dada si pembunuh.Kerumunan menjerit. Orang-orang mundur. Jalan yang tadi ramai berubah menjadi lingkaran kosong penuh ketakutan.Elric berdiri terpaku. Matanya tak lepas
Kael buru-buru mundur membuat telunjuk Elowen berjarak. Pria dingin itu langsung memalingkan wajah, menghindar tatapan Elowen.Elowen memakluminya, ia menarik jarinya dan menyembunyikan di balik tubuh.“Kenapa tidak dijawab?” protes Elowen.Kael menghela napas, ke
“Eh-hem!!!”Deheman Alaric serta merta membuyarkan pertemuan dua pasang mata antara Elowen dan Kael. Keduanya langsung menunduk seraya memalingkan wajah saling menghindar.“Astaga kalian ini. Padahal sudah lama menikah, tapi masih saja seperti orang yang baru jatuh
“Istri?” gumam Kael tertahan.Kemudian ia menoleh ke Elowen. Elowen terdiam, wajahnya membeku, tapi tatapan matanya begitu tajam tidak tampak ketakutan di sana.“Iya, apa dia istriku?”Vahram kembali bersuara sambil menunjuk Elowen yang duduk di sampin
“Apa maksud Bibi?”Roxana tercengang begitu tahu kalimat terakhir dari Drusilla. Drusilla tidak menjawab, malah tersenyum ganjil dan berjalan menjauh dari Roxana.Entah mengapa Roxana merasa ada yang disembunyikan Drusilla. Ia hanya berharap kedua orang yang dihukum tadi






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
レビューもっと