로그인Putri Elowen Lysandra dari Asterra terpaksa menikah dengan Jenderal Kael Dravion Aurelian atas perintah Kaisar. Pernikahan bagi Kael untuk menutupi rumor penyimpangan seksualnya dan bagi Elowen untuk menutupi aib kehamilannya di luar nikah. Dua insan dengan dua tujuan berbeda dipertemukan dalam ikatan pernikahan tanpa cinta. Lalu apa jadinya jika istana tahu soal kehamilan Elowen dan mengancam tahta Kael?
더 보기“Apa maksudmu, Neil?” tanya Elric penasaran.Neil tersenyum sambil menunjukkan gulungan perkamen kecil itu.“Ini … ini pesan dari tanah pengasingan dan di sana disebutkan jika Jenderal Kael sedang perjalanan menuju Valtoria.”Sontak wajah Elric dan Tuan Regent semringah mendengarnya. Pada akhirnya, mereka bisa mengakhiri semua ini.Kemudian Neil melihat ke arah pria itu. Pria itu tak lain orang kepercayaan Tuan Decimus. Ia pasti merasa kehilangan.“Kami turut berduka dengan kepergian tuanmu,” lirih Neil.Pria itu mengangguk sambil tersenyum masam.“Tuan Decimus memang sudah menduga hal ini akan terjadi.”Elric mengernyitkan alis menatapnya.“Jadi, dia sudah tahu siapa yang mengancam nyawanya?”Pria itu mengangguk. Elric semakin penasaran.“Siapa?”“Orang yang sama, yang menyebabkan kematian Kaisar August pada beberap
Waktu seolah melambat. Kilatan logam itu memantulkan cahaya senja—tepat sebelum menghantam. Elric bereaksi hampir tanpa sadar. Tubuhnya berputar, menarik napas tajam, lalu—CLANG!Suara benturan nyaring memecah udara. Belati itu terpental. Semua orang terkejut.Seorang pria bertudung hitam berdiri di hadapan Elric. Namun bukan dia yang menangkis serangan itu.“Anda baik-baik saja, Tuan.”Elric mendongak dan menatap Neil yang sedang berdiri di sampingnya dengan napas tersengal sambil memegang pedang pendek.Belum sempat Neil bersuara lagi. Pria bertudung itu kembali menyerang. Gerakannya cepat, terlalu cepat untuk ukuran manusia biasa. Namun, Neil lebih cepat.SWISH!Serangan dibelokkan.THUD!Siku menghantam dada si pembunuh.Kerumunan menjerit. Orang-orang mundur. Jalan yang tadi ramai berubah menjadi lingkaran kosong penuh ketakutan.Elric berdiri terpaku. Matanya tak lepas
Di sisi lain istana, langkah Menteri Keuangan, Valen Corvax terasa gontai. Keringat dingin membasahi tengkuknya. Permintaan Livia barusan terus terngiang di kepalanya.Mengubah seluruh kekayaan negara menjadi miliknya…Itu bukan sekadar pelanggaran hukum. Itu pengkhianatan terhadap Valtoria.Ia mempercepat langkah menuju ruang arsip keuangan. Begitu pintu tertutup, ia segera menghampiri meja kerjanya.Tangannya gemetar saat membuka laci rahasia di bawah meja. Dari sana, ia mengeluarkan gulungan perkamen kecil. Matanya menatap kosong beberapa saat.“Aku harus melakukan sesuatu.”Baru saja ia hendak mengambil pena—“Saya dengar Anda baru saja menghadap Yang Mulia Livia, Tuan Valen.”Suara itu muncul dari belakang. Valen membeku. Darahnya seperti berhenti mengalir. Dengan gerakan kaku, ia menoleh.Dan mendapati Lucan berdiri di ambang pintu. Pria itu tersenyum tenang. Terlalu te
Usai bertemu dengan Jenderal Varro, Livia sengaja memanggil Menteri Keuangan Valtoria menghadap.“Salam dan hormat hamba untuk Yang Mulia Livia,” ucap pria tua itu.Livia mengangguk sambil tersenyum.“Apa Anda tahu apa maksud panggilan saya kali ini, Tuan Valen?”Pria itu tersenyum samar sambil menggelengkan kepala.Livia turun dari singgasananya dan berjalan menghampirinya.“Aku ingin semua laporan keuangan negara termasuk pemasukan dan pengeluarannya diserahkan padaku. Paling lambat sore ini!”Valen Corvax mendongak sambil menatap Livia.“Apa Anda hendak melakukan audit, Yang Mulia?”Livia tersenyum tipis sambil menatap Valen dengan datar.“Ya … anggap saja seperti itu. Aku hanya ingin tahu berapa besar kekayaan Valtoria.”Valen menghela napas. “Kalau untuk itu, saya bisa menyebutkannya, Yang Mulia. Tanpa melihat laporan.”
“Selamat pagi, Jenderal, Putri!!!”Tiba-tiba suara Alaric memecah keheningan mereka. Ada Julia yang berdiri di sebelah Alaric tersenyum sambil menganggukkan kepala.Hal yang sama dilakukan Elowen membalas sapa mereka, hanya Kael yang masih tetap di posisinya. Sibuk denga
Dalam keheningan malam, Elowen berlutut di hadapan cahaya api yang tenang sambil menyatukan kedua tangannya. Matanya terpejam khusuk berdoa.“Apollo,” bisiknya, “engkau yang melihat kebenaran tanpa tirai dan membersihkan apa yang tak kasat mata.”Ia menarik n
Untuk beberapa saat keheningan tiba-tiba tercipta di riuhnya pesta. Dua pasang mata terdiam dalam relung waktu ciptaan mereka.Tanpa diminta sesuatu yang hangat berjalan menyusur dada Elowen. Hal yang sama pernah ia rasakan saat di Asterra kemarin.“Putri!!!”Suar
Julia tertegun mendengar ucapan Kael. Ia banyak mendengar soal desas desus keponakannya yang melakukan penyimpangan seksual. Namun, sepertinya semua rumor itu bohong.Bahkan baru saja ia dengar dengan telinganya sendiri, Kael sangat mencintai istrinya dan tidak akan menduakannya. Tanpa ter






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
리뷰더 하기