Tubuh Valeriana terlempar ke belakang, nyaris jatuh ke dalam gang sempit. Dalam sekejap, tangan Lucas menyambar pergelangan tangannya.GREP.Valeriana kini tergantung di sisi gedung, kakinya mengayun liar di udara kosong. Di bawah, dua penjaga melintas tanpa curiga. Dengan tangan yang masih bebas, ia membekap mulutnya sendiri, menahan jeritan yang hampir lolos."Apa itu? Kau mendengar sesuatu?" tanya salah satu prajurit Royal Guard.Lucas menahan beban tubuh Valeriana hanya dengan satu tangan. Otot lengannya menegang, namun ia tetap diam tak bergerak, seolah menyatu dengan bayang-bayang atap."Aku tidak mendengar apa pun. Mungkin hanya kucing," jawab penjaga yang lain. "Atau tikus besar. Ayo lanjut, ketua bilang penyusupnya lari ke arah timur."Kedua penjaga itu pun berlalu tanpa menyelidiki lebih jauh. Lucas menarik napas panjang, lalu dengan sisa tenaganya, ia mengangkat Valeriana kembali ke atas atap.Valeriana terhempas di atas genteng dingin, napasnya memburu, dadanya naik turun
Magbasa pa