Pintu lift eksklusif berukir lambang Qin Holdings tertutup rapat, memisahkan lantai 99 dari sisa dunia. Di dalam ruang logam berukuran empat kali empat meter itu, hanya ada Yan Zhiyao dan Ling Chenxiao.Begitu angka indikator lantai mulai bergerak turun, atmosfer di dalam lift mendadak berubah.Aura Jenderal pembunuh yang sedari tadi dipancarkan Chenxiao untuk mengintimidasi musuh, menguap tak berbekas dalam sekejap. Pria itu menyandarkan punggungnya perlahan ke dinding kaca lift, lalu memejamkan mata erat-erat. Rahangnya mengeras, urat-urat di pelipisnya menonjol, dan butiran keringat dingin sebesar biji jagung mulai meluncur dari dahi pucatnya.Adrenalinnya telah habis. Dan kini, tagihan rasa sakit dari tubuhnya datang menagih dengan kejam.Zhiyao berdiri di depannya, bersedekap dengan wajah sedingin es kutub. Aroma cendana yang menguar dari tubuh gadis itu tak lagi terasa menenangkan, melainkan membawa peringatan badai Kelas 5."Tadi kau terlihat sangat gagah, Sekretaris Ling,
Read more