Bagi Ling Chenxiao, tidak ada medan perang yang terlalu mengerikan. Ia pernah menghadapi hujan peluru, selamat dari ledakan C4, dan membantai puluhan musuh dengan tangan kosong. Namun malam ini, di dalam ruang kerjanya di Paviliun Anggrek Putih, Jenderal Es itu berkeringat dingin.Di atas meja kerjanya, tergeletak sebuah kotak beludru kecil berwarna hitam. Di dalamnya, bertengger sebuah cincin berlian berpotongan zamrud (emerald cut) dengan ukiran naga kecil di bagian dalam cincinnya. Sederhana, elegan, luar biasa mahal, dan sangat mematikan. Sangat cocok untuk Yan Zhiyao.Masalahnya adalah... bagaimana cara memberikannya?"Jika aku hanya berlutut di restoran, dia pasti akan menertawakanku dan berkata itu terlalu klise," gumam Chenxiao frustrasi, memijat pangkal hidungnya. "Jika aku menyelipkannya di makanan, dia mungkin akan membedah perutku karena menganggapku mencoba meracuninya."Merasa kebuntuan taktis, Chenxiao akhirnya menggunakan otoritasnya untuk memanggil "Bala Bantuan D
Baca selengkapnya