Aroma dupa cendana yang dibakar di dalam Kuil Leluhur malam ini terasa sangat pekat, namun wewangian suci itu sama sekali tidak mampu menutupi hawa kematian yang merayap di udara.Kuil yang terbuat dari kayu ulin hitam itu merupakan tempat peristirahatan bagi arwah para kaisar terdahulu. Di tengah ruangan, menghadap altar raksasa yang dipenuhi ratusan papan nama bersepuh emas, Janda Permaisuri Agung He duduk bersimpuh di atas bantal sutra.Di luar kuil, suara jeritan dan dentingan pedang sayup-sayup terdengar, menandakan bahwa Istana Utama sedang dibantai. Namun, wanita tua itu tetap memejamkan mata, memutar sisa untaian tasbih giok cadangannya dengan kecepatan yang menunjukkan kepanikan ekstrem di dalam hatinya. Sepuluh pembunuh bayaran tingkat master, pengawal pribadi rahasianya telah bersiaga di setiap sudut bayangan kuil.Kriet...Suara derit pintu kayu raksasa kuil yang didorong terbuka memecah keheningan. Angin malam yang dingin berhembus masuk, seketika memadamkan separuh dari
Read more