Sandra tiba di cafe tempat mertuanya menunggu bersama Maya. "Di sebelah mana, Mbak?" Maya celingukan. Mencari sosok mertua yang selama ini mau menerima keberadaan Sandra. Ia mengagumi Nyonya Besar itu sejak pertama bertemu di acara empat bulanan Sandra. "Kayaknya di sana, May!" Sandra tak menunjuk tapi berjakan mendekat ke arah Helen. "Siang, Tante!" Helen yang sibuk dengan ponselnya menoleh. Senyum lebar segera menghiasi wajahnya yang ayu. "Astaga, Sandra. Maaf ya aku minta kamu ke sini, gak papa kan?" Helen berdiri. memeluk Sandra dan menariknya pelan agar duduk di dekatnya. "Gak papa, Tante." jawab Sandra tak kalah ramah. "Ini, Maya ya?" setelah Sandra duduk, Helen menyapa Maya, dan menunjuk kursi yang masih kosong di dekat mereka. "Kok Tante?" Helen mengerutkan keningnya setelah kembali duduk dengan tenang. "Kamu kan juga menantuku, Sandra!" Sandra mengangguk kikuk. Ia merasa benar-benar beruntung bisa bertemu dengan wanita seperti Helen. Yang mau mene
続きを読む