Laki-laki kembali memutar mobilnya lebih dekat. Ia turun. Jalannya cepat menuju pos satpam. "Sore, Pak!" Sapanya ramah. Satpam yang ada di dalam, segera keluar dan menelisik wajahnya. "Bukan orang sini ya?" Tanyanya hati-hati. "Oh bukan, Pak. Saya suruhan dari Jogja. Mau mengantar barang buat Bu Sandra!" Seketika ketegangan hilang dari wajah satpam. Tak ada yang mengenal majikannya seramah itu, jika memang bukan orang dekat. "Baik. silakan masuk, Pak!" Perintah satpam dengan senyum. Laki-laki paruh baya itu mengangguk lalu cepat kembali ke mobilnya. Menghidupkan mesinnya lalu melaju masuk halaman begitu satpam membuka pintu pagar. Di dalam, Maya kembali berdiri di dekat jendela. Tatapannya tajam ke depan apalagi saat melihat mobil asing itu bergerak mendekat. Ia lebih waspada. Ia buru-buru meraih ponselnya dan menekan nomor sang satpam, tapi belum sempat terhubung, mobil itu terdengar mendekat. "Halo, Mbak Maya...." "Pak, mobil siapa yang masuk?" Kini, laki-laki i
続きを読む