Siang itu baru saja selesai diguyur hujan. Langit masih menggantungkan awan kelabu yang perlahan menipis, seolah enggan benar-benar pergi. Cahaya matahari mencoba menembus sela-sela awan, jatuh redup ke permukaan jalan yang basah dan mengkilap. Aspal memantulkan bayangan samar pepohonan, tiang listrik, dan bangunan-bangunan di sekitarnya, menciptakan kesan dunia yang sedikit terbalik, seperti lukisan yang belum kering sepenuhnya.Udara terasa lebih dingin dari biasanya, segar, dan bersih. Aroma tanah basah menguar kuat, bercampur dengan wangi dedaunan yang baru saja dicuci hujan. Tetes-tetes air masih bergelantung di ujung daun. Sesekali, jatuh ke tanah dengan bunyi kecil yang nyaris tak terdengar, menyusul genangan yang mulai terbentuk di sudut-sudut jalan.Suasana siang itu terasa melambat. Kendaraan yang melintas bergerak lebih hati-hati, meninggalkan jejak air yang memercik kecil di belakang roda. Orang-orang yang sebelumnya berteduh mulai bermunculan, sebagian masih membuka payun
더 보기