"Mau lanjut bertarung?" Suara serak itu terdengar dari atas kepalanya, sangat datar dan sangat tidak tertarik. "Lepaskan aku!" Miranda meronta dengan sekuat tenaga, tapi dalam hatinya ia sudah sangat tahu hasilnya. Hanya saja mulutnya menolak keras untuk mengakui itu. "Bukankah tadi kamu bilang, siapa yang bisa mengalahkanmu, kamu ikut dengannya?" Setelah berkata begitu, pria bertopeng mengangkat tubuh Miranda seperti mengangkat karung beras, menjepit wanita itu di bawah lengannya dengan sangat mudah, lalu berjalan masuk lebih dalam ke gang. "Lepaskan! Aku polisi!" Miranda meronta-ronta dalam cengkeramannya, tapi usahanya sama efektifnya dengan ikan yang menggelepar di atas tanah kering. "Polisi?" Pria itu mendengus. "Dari penampilanmu lebih mirip preman wanita." "Polisi macam apa yang berkelahi di jalanan tengah malam sambil menantang orang untuk menghajarnya?" Miranda nyaris meledak saat itu juga. Ryan melempar Miranda ke sudut gang dengan sangat santai, lalu menatapnya samb
최신 업데이트 : 2026-03-09 더 보기