Udara yang biasanya segar dengan aroma hutan purba kini berubah menjadi apak, membawa bau manis yang membusuk—sebuah pertanda bahwa ekosistem akademi sedang sekarat dari dalam. Sayap Barat, distrik yang menampung asrama murid tingkat pertama dan laboratorium pemula, kini berada di bawah karantina ketat. Celestine melangkah melewati barikade sihir dengan masker sutra yang telah dibasahi cairan antiseptik. Di sampingnya, Nara bergerak dengan cekatan, menenteng tas medis kulitnya yang berat. Pasir Zandara milik Nara tidak lagi berpendar emas, ia berubah menjadi abu-abu pucat, bereaksi terhadap polutan yang memenuhi udara."Ini bukan sekadar jamur biasa, Celine." bisik Nara, suaranya teredam di balik masker. "Lihat mereka."Di bangsal darurat, belasan murid terbaring lemas. Kulit mereka tidak pucat, melainkan ditumbuhi bintik-bintik hijau lumut yang berdenyut pelan seakan memiliki detak jantung sendiri. Yang paling mengerikan adalah pembuluh darah di leher mereka yang tampak menonjol, be
Read more