"Wesley, mulai sekarang dengarkan kata Mama, jangan lagi terus dekat-dekat sama Tante."Jackson menatapku. Di matanya tebersit bayangan samar, tetapi tak terlihat sedikit pun rasa bersalah atau kegugupan. Anakku mengintip dari pelukan Bella, lalu melirikku sekilas dengan hati-hati.Kemudian, dengan suara jernih, dia memanggilku, "Tante."Suaranya sangat polos. Kata yang santai itu jatuh tepat ke lubuk hatiku. Jantungku terasa perih.Bella melangkah ke depan ranjang rumah sakitku, nada bicaranya penuh teguran, "Chloe, aku dan Jackson sama-sama sibuk bekerja, kami minta kamu jaga anak sebentar saja, kenapa kamu nggak bisa melakukannya dengan baik?""Untung Wesley nggak apa-apa. Kalau sampai terjadi sesuatu, sanggupkah kamu menanggung tanggung jawab itu? Aku benar-benar nggak tahu apa yang bisa kamu lakukan sebenarnya!"Begitu ucapannya selesai, ibu kandung yang selama ini selalu kuperlakukan dengan hati-hati, langsung menyahut, "Bella, jangan bicara begitu. Bagaimanapun juga dia bukan da
더 보기