Lima tahun telah berlalu sejak malam berdarah di ruang takhta.Dunia kultivasi telah banyak berubah. Di bawah kepemimpinan Seo Rang yang kembali bertahta, Klan Nuur mengukuhkan diri sebagai klan cahaya terkuat. Keseimbangan dunia yang sempat diacak-acak oleh ras iblis perlahan pulih.Namun, dari semua perubahan itu, tidak ada yang lebih melegakan selain kedamaian yang akhirnya dirasakan oleh seorang pemuda yang dulu hanyalah pelayan buangan.Sore itu, di paviliun pribadi Tuan Muda Klan Nuur yang menghadap langsung ke danau teratai emas, Cing Mu duduk bersila. Jubah putih dengan sulaman benang emas membalut tubuhnya yang kini telah tumbuh tinggi dan tegap. Di usianya yang menginjak 18 tahun, wajahnya yang tampan mewarisi garis ketegasan ayahnya dan kelembutan ibunya. Ia bukan lagi murid rendahan, melainkan Sang Pendekar Cahaya, kultivator termuda yang telah menembus puncak dunia.Di lengan kanannya, sebatang sulur zamrud melilit dengan nyaman. Daun-daunnya lebat, segar, dan berkila
Read more