"Darimana saja kamu? kamarmu kau kunci, tidak ada jawaban,aku bagai kesetanan mencari kunci cadangan,aku kira kau sakit tidak bisa bangun bahkan pikiran buruk terbersit kamu...mati!" teriak Rieke langsung menghampiri Diandra yang sedang membuka pintu halaman "Buktinya aku tidak mati," jawab Diandra dengan tatapan dingin. "Ponselmu juga kamu matikan, seperti emak-,emak kehilangan anaknya,aku ke pabrik,ke pos satpam, tidak ada yang bisa beri jawaban dimana kamu berada!" cicit Rieke ketika Diandra dengan santainya masuk ke ruang tamu. Rieke mendekati Diandra, mendengus,berusaha menemukan aroma yang dicarinya di tubuh Diandra,"Kamu...mabok lagi?" Diandra tidak merespons pertanyaan Rieke, menyodorkan tas kresek,"Belum sarapan? aku juga belum sarapan , kepengen makan gudeg favorit kita,aku beli tiga bungkus." "Aku tidak butuh gudeg, aku butuh jawabanmu,kemana kamu semalam," bentak Rieke. "Sudahlah,aku sudah pulang dengan aman, tidak kekurangan satu dari tubuhku,mmm... kulitku jug
Read more