Kembali ke kamar tidurnya, Diandra tidak mampu tidur. Kejadian di ruang tamu terbayang indah di pelupuk matanya , dipejamkan matanya kuat-kuat malah frekwensinya semakin tinggi.Pikiran liarnya bergerak diluar kendali, kepalanya dipenuhi tanda tanya, "Persahabatan? Apakah persahabatan pria dan wanita itu harus melakukan hal itu...?Hmmm.. kata yu Nem, permainan orang dewasa..." bisiknya. “Aku bisa gila.”Bisik Diandra, berbaring ke kanan, ke kiri , terlentang bahkan tertelungkup , lalu kembali berbaring terlentang, meraih bantal menutup mukanya dengan bantal. Tanpa Diandra sadar akhirnya ia bisa tertidur. Pintu kamar diketuk dari luar semula perlahan akhirnya ketukan semakin keras, disertai teriakan asisten rumah tangga tante Deasy,”Non, bangun, sudah siang!” Diandra terkaget-kaget, langsung meloncat dari tempat tidur,”Iya, aku mau mandi.” Kemudian berlari kecil ke kamar mandi. “Wah gawat, tayangan semalam membuat aku sulit tidur, “ bisik Diandra melepaskan seluruh bajunya langsung be
Read more