Isabella tidak bisa menghapus ingatannya tentang pengakuan perasaan Aldrich pagi tadi. Entah itu bohongan maupun asli, namun bagi Isabella, pria itu menatapnya dengan sungguh. Kini, Isabella berada di tepian pantai bersama Mrs. Dysen yang menemaninya. Dengan topi renda berwarna putih, senada dengan dress yang ia pakai, Isabella berdiri memandang laut. "Nyonya, mengapa Anda diam saja sejak tadi?" tanya Dysen melirik Isabella dari samping. "Apakah Anda memiliki masalah?"Isabella menoleh ke belakang sekejap, tersenyum samar pada wanita itu. "Tidak, Mrs. Dysen. Aku hanya memikirkan tentang Aldrich saja," jawabnya. Isabella segera duduk di atas pasti dan kakinya terasa geli begitu ombak kecil membawa air ke tepi pantai hingga menyentuh kakinya. Mrs Dysen pun ikut duduk di sampingnya, namun sedikit di belakang Isabella. "Mrs. Dysen, bagaimana menurutmu kalau Aldrich jatuh cinta padaku?" tanya Isabella tanpa menatap wanita itu. "Itu hal normal, Nyonya. Apalagi, Anda dan Sir Aldrich s
Read more