“Aku mohon, Ayahanda. Aku ingin meneruskan apa yang dilakukan Ibunda dulu,” pinta Isvara dengan sorot sendu.“Lagi pula, aku akan mengajak Pendeta Agung untuk memimpin upacara, dan Jenderal Rudra untuk menjaga keamanan selama perjalanan.”Melihat kesungguhan di mata putrinya, Baginda Raja menghela napas panjang. "Asalkan kau berjanji untuk beristirahat dan menjaga kesehatan, aku akan mengizinkanmu pergi berdoa.”Isvara mengangguk dengan binar bahagia. "Terima kasih, Ayahanda. Aku berjanji akan menjaga diriku."Tanpa menunda lagi, Baginda Raja bergegas keluar dari kamar Isvara diikuti oleh Dhyaka Praba..Begitu rombongan Baginda menjauh, Bi Sumi langsung bangkit berdiri, sementara Ratih masuk dengan tergesa-gesa."Oh, Dewata... syukurlah Baginda Raja tidak murka," gumam Bi Sumi merasa lega.Dengan cekatan, pelayan tua itu berjalan ke sudut ruangan, mengambil secangkir teh herbal hangat yang baru saja diseduh dan semangkuk sup ginseng.Bi Sumi kembali ke tepi ranjang, duduk dengan posis
Zuletzt aktualisiert : 2026-05-23 Mehr lesen