Aku baru saja hendak terlelap dalam lamunan balas dendamku ketika merasakan guncangan di bahuku. Seseorang sedang berusaha membangunkanku. Aku mengerang pelan, kelopak mataku terasa berat, namun saat mataku benar-benar terbuka, kantukku lenyap seperti disiram air es.Di hadapanku, berdiri sesosok wanita dengan rambut panjang yang sedikit berantakan. Kiara.Seketika, tubuhku bereaksi secara insting. Jantungku berdegup kencang secara tidak beraturan, dan aku bisa merasakan keringat dingin mulai membasahi punggungku. Ada rasa takut yang mendadak muncul. Dalam kepalaku, layar memori SMA berputar otomatis, aku melihat wajah Kiara yang sedang tertawa bersama gengnya, menatapku yang tersungkur di lantai kantin. Aku mendengar suaranya yang melengking menghinaku, ”Lihat si culun gendut ini, jelek dan bau! Lo nggak pantes ada di sini!”Aku menarik napas dalam-dalam, mencengkeram sprei tempat tidurku untuk menetralkan getaran di tanganku. Tenang, Radit. Lo bukan lagi bocah lemah itu. Lo sekar
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-03 อ่านเพิ่มเติม