Pak Syaki segera bangkit dari kursi, mengulas senyum ramah yang tampak begitu tulus menyambut kehadiran Rendra. "Ah, tidak sama sekali, Pak Rendra. Kami juga baru saja duduk," jawab Pak Syaki dengan nada suara yang hangat dan penuh hormat. Rendra menganggukkan kepalanya perlahan, menerima sambutan tersebut dengan gestur tubuh yang tetap berwibawa. Di sisi kirinya, Sera melangkah maju sembari menyunggingkan seulas senyuman manis yang begitu menawan. "Selamat malam, Pak Syaki, Ibu Amina," sapa Sera dengan nada suara yang lembut dan santun. Ia menundukkan kepalanya sedikit sebagai bentuk penghormatan, tak lupa tatapan matanya juga beralih melayangkan salam yang sama ke arah Raja yang duduk di sisi meja. Melihat kehadiran Rendra dan Sera, Raja yang semula bersikap acuh tak acuh seketika langsung menegakkan posisi tubuhnya. Pemuda itu berdiri tegap, lalu mengulurkan tangan kanannya terlebih dahulu ke arah Rendra untuk menjabatnya dengan formal. "Selamat malam, Pak Presiden," ucap R
Last Updated : 2026-06-15 Read more