"Lihat tanah ini. Kalau hulu sungai itu beneran ditutup semen, besok pagi desa Sukamaju bakal berubah jadi tanah mati," ucap Tresna, suaranya terdengar dingin di tengah keheningan area perbukitan."Dasar licik... Karso beneran memanfaatkan hukum birokrasi buat menutupi kejahatan kemanusiaan ini," timpal Clara, bersiap melompati parit kecil yang mengalirkan sisa air ke sawah warga dengan susah payah.Melihat langkah kaki Clara yang agak ragu karena mengenakan sepatu kasual kota yang licin di atas tanah pematang, Tresna langsung bergerak tangkas. Pria itu menghentikan langkahnya, lalu berbalik badan menghadapi Clara."Hati-hati. Tanahnya gembur, agak licin karena embun pagi," ucap Tresna dengan suara baritonnya yang lembut namun penuh perhatian.Sebelum Clara sempat melompat dan berisiko tergelincir ke dalam parit berlumpur, Tresna mengulurkan tangan kanannya yang besar dan kokoh ke depan. Dia meraih jemari lentik Clara, lalu memberikan cengkeraman yang sangat mantap dan stabil untuk me
Last Updated : 2026-05-24 Read more