Mengeluarkan getaran konstan di atas kayu jati, benda pipih tersebut sukses memecah keheningan kamar utama. Membuka kelopak matanya secara perlahan, rasa penasaran sontak menguasai benak Amara.Menggeser pelan posisi duduknya mendekati pinggiran ranjang, tatapan perempuan ini langsung tertuju pada layar bercahaya itu.Tanpa perlu menyentuh layarnya, pandangan Amara tidak sengaja menangkap sebuah pesan singkat masuk dari kontak bernama Anton. Di bawah baris nama asing tersebut, terpampang jelas sederet kalimat yang menghancurkan dunianya.Tertulis jelas laporan intelijen mengenai kelanjutan rencana sabotase kasino gelap milik Pak Arman yang akan dieksekusi secepatnya.Membaca bukti pengkhianatan fatal itu, jantung Amara seakan berhenti berdetak seketika. Menggigit bibir bawahnya kuat-kuat, kenyataan pahit ini menampar telak seluruh kepercayaan buta yang baru saja dia serahkan kepada Adrian. Aliran darahnya mendadak terasa membeku menyadari pria yang memanjakannya bak ratu ternyata mere
Read more