Semua orang di gedung perkantoran ini tentu sangat paham jika Doni adalah suami sah Amara. Pengetahuan umum ini membuat mereka berani menggoda laki-laki lain yang kebetulan sedang menemani bosnya makan siang.Mendapat pertanyaan amat menjebak seperti itu, Amara mendadak merasa sangat canggung. Pipinya langsung merona akibat menahan rasa malu sekaligus menutupi sedikit kekesalan.Terjebak di dalam situasi serba salah, dia harus pintar menjaga wibawa sebagai atasan di depan anak buahnya. Di sisi lain, hatinya sangat cemburu melihat kekasih gelapnya dipandangi terus-menerus oleh perempuan lain.Menyadari kegelisahan Amara, Adrian langsung mengambil alih kendali obrolan secara mutlak."Saya dokter pribadinya Bu Amara," jawab pria tampan ini menggunakan nada suara datar."Wah, dokter kandungan kok badannya gagah banget sih, Dok," goda Cindy semakin berani mencondongkan badannya ke depan batas meja. "Boleh minta medosnya, Dok? Siapa tahu saya butuh jadwal konsultasi diet bulan depan."Mende
더 보기