Adrian menunduk, melihat cairan pre-ejakulasi yang melumasi kepala miliknya dan jari Amara.“Bukan, Bu Amara, itu bukan benih saya. Masa Bu Amara nggak tahu? Itu, cairan pelumas alami. Itu tandanya kelenjar Cowper bekerja dengan baik. Artinya, saya benar-benar sehat dan jalur saya masih bersih kalau itu udah keluar. Tetap lanjutin, Bu, kalau Bu Amara berhenti, aliran darahnya turun lagi,” perintah Adrian.Amara mengangguk-angguk paham.Lama kelamaan, dia merasa enak juga memainkan milik Adrian, apalagi pria itu mendesah pelan, tepat di telinga kanannya.“B-Bu Amara, enak sekali ini, Bu, iya, iya, pertahankan ritmenya seperti itu. Ini namanya prosedur pra-inseminasi natural,” tambah Adrian lagi, di sela-sela desahannya. Dia menatap wajah Amara yang serius melakukan tugasnya.“Tanpa stimulasi manual dari calon ibu, benihnya bisa lemas di tengah jalan sebelum sampai ke sel telur. Bu Amara sedang membantu saya buat nyiptain calon benih yang sehat buat anak ibu.”Kata-kata manipulatif itu
Leer más