“O, beware my Lord, of Jealousy; it is the green-eyed monster which doth mock the meat it feeds on.” (Waspadalah terhadap kecemburuan; ia adalah monster bermata hijau yang mengolok-olok orang yang dimangsanya; William Shakespeare, Othello.) …“Apa yang baru saja kau katakan, Yolanda? Siapakah orang yang tidak akan tertawa?” Suara Cecilia membuat bulu roma Yolanda berdiri tegak. Wajah gadis berambut pirang itu tampak memucat dengah peluh yang tiba-tiba menetes di pelipisnya. “Bibik, um, anu, aku sedang kesal pada seseorang.” Jawabnya sedikit canggung, takut ketahuan kalau dia sedang merutuki menantu bibiknya. Cecilia menyipitkan matanya, menatap keponakannya dengan rasa ingin tahu. “Siapa orang itu? Siapa yang kau doakan jelek?”Yolanda menelan salivanya beberapa kali sebelum menjawab. “Dia … temanku, bibik. Temanku itu memang munafik. Sifat aslinya baru ketahuan sekarang, jadi aku kesal dan mendoakan buruk untuknya.”Cecilia terdiam. Namun, tatapannya beralih pada Isabella yang te
Read more