Mungkin, ini yang dinamakan siklus kehidupan, di mana sejarah selalu saja berulang. Atau mungkin inilah yang namanya karma? Entahlah, Sophia tak mau memikirkannya lagi karena saat ini ada hal yang lebih penting.Menantunya masuk rumah sakit.Sophia tahu putranya telah melakukan kekerasan pada wanita itu tapi tentu saja sebagai ibu yang baik dia harus tutup mulut dan berpura-pura mempercayai bahwa Naya tak sengaja terpeleset di lantai kamar mandi.“Bagaimana keadaannya, Arman?” Sophia duduk di kursi yang ada di selasar rumah sakit yang sepi, menatap Arman yang nampak gamang.“Dia masih di ruang observasi. Tapi, tadi aku sudah bertemu dengan dokter. Dia bilang, dari hasil rontgen, Naya terkena gegar otak ringan,” terangnya.“Tidak parah kan?”Arman menggeleng. “Tetapi dokter masih memeriksa keseluruhannya, Ma. Yah, mudah-mudahan saja dia tak apa-apa.”Lalu pria itu menyandarkan kepalanya di tembok rumah sakit yang dingin. Mata lelah Arman menerawang ke luar jendela, menatap langit sore
Read more