Raut muka Lily menegang. Sorot matanya menatap Killian dengan tatapan pengharapan. "Apa maksudmu, Killian? Oakhaven? Aku tidak membawa apa pun dari sana!" Sementara Seraphina menyunggingkan senyum tipis, senyum yang tak pernah mencapai matanya.Perempuan itu melangkah mendekati Lily, hingga ujung gaun mereka bersentuhan di atas salju yang kotor. "Nona Allen, sebenarnya saya tak yakin sebelumnya. Tapi, begitu mendengar ucapan Tuan Duke, saya menyadari bahwa penciuman saya selalu benar," bisik Seraphina, suaranya cukup keras untuk didengar para ksatria. "Zat ini disebut Vitriol Ungu. Hanya diproduksi terbatas di wilayah Barat."Bukankah itu cukup dekat dengan perkebunan keluarga Allen? Dan baunya... sangat khas, seperti mawar yang membusuk." Wajah Lily memucat pasi. Sapu tangannya jatuh ke atas salju yang kini ternoda cairan hitam. "Kalau begitu, kita akan mencari tahu siapa pelakunya segera," lanjut Killian sembari memberi tanda pada para penjaga untuk mengurung area halaman.
Last Updated : 2026-04-09 Read more