Ciuman itu terasa panas di tengah dinginnya badai salju, sebuah penegasan yang membungkam semua keraguan. Saat Killian melepaskan pagutan itu, ia menatap Valerius dengan senyum tipis yang mematikan. "Saya tidak pernah kehilangan calon pengantin saya, Yang Mulia. Tak pernah sedetik pun." Ucapan Killian menampar wajah sang pangeran. Tubuh pria itu terpaku. Menatap horor kedua orang yang tampak menertawakannya. "Kalian..." "Ya, Yang Mulia. Ikatan di antara kami lebih kuat ketimbang yang Anda bayangkan. Anda sudah kalah, Yang Mulia," bisik Killian, suaranya bergema di antara deru angin. "Ah, satu hal lagi. Andalah yang tidak bisa menjaga tunangan Anda dengan baik. Anda sudah berkhianat dan melukai hatinya. "Jadi, jangan memutarbalikkan fakta bahwa sayalah pemeran antagonis di sini!" Valerius terhuyung mundur, matanya liar menatap sekeliling. "Tidak mungkin... Seraphina, kau! Kau benar-benar wanita jalang!" "Tidak, Yang Mulia!" Seraphina membantah tegas. "Anda sendirilah yang b
Last Updated : 2026-05-15 Read more