Mereka berdua melangkah naik masuk ke dalam kabin mobil Ayah, lalu perlahan kendaraan itu melaju pergi membelah aspal jalan protokol.Di tengah gejolak rasa sakit, hancur, dan emosi yang berkecamuk hebat membakar seluruh dadaku, aku merogoh saku celana meraih ponselku dengan jemari yang gemetar menahan amarah. Aku mencari nama kontak Risma, lalu menekan tombol panggil hijau di layarnya. Aku ingin menguji sampai di mana batas kelicikan dan kebohongan yang bisa dilakukan oleh wanita yang selama ini aku puja sebagai sosok gadis paling polos, lugu, dan berhati murni di desa ini.Nada sambung berdering beberapa kali di telingaku, terasa sangat lama dan menyiksa syaraf kepalaku, hingga akhirnya setelah panggilan hampir terputus, suara lembut Risma dari seberang telepon akhirnya menjawab membuka suara."Halo, Aa... ada apa?" tanya Risma dari seberang sana dengan nada suara yang diusahakan terdengar biasa saja, namun terdengar ada sedikit deru napas yang tertahan gugup di sana.Aku mencengke
Zuletzt aktualisiert : 2026-05-27 Mehr lesen