Keesokan paginya, matahari baru saja muncul ketika Satria sudah bersiap di area teras. Dia mengenakan pakaian taktis yang rapi namun tetap kasual, siap untuk mengawal Vera ke lokasi bantaran sungai. Setelah merenung sepanjang malam, tekad Satria sudah bulat. Dia harus segera menyampaikan keputusannya untuk pindah sebelum situasi di dalam rumah ini makin tidak terkendali.Tidak lama kemudian, Vera keluar dari pintu utama. Penampilannya tampak kasual namun tetap berwibawa dengan kemeja putih dan celana panjang jeans, bersiap untuk turun langsung ke lapangan."Pagi, Satria. Mobil sudah siap?" tanya Vera sambil merapikan jam tangannya."Pagi, Non. Sudah siap semua," jawab Satria dengan tenang. Namun, bukannya langsung membukakan pintu mobil, Satria tetap berdiri di posisinya. "Non Vera, kalau boleh, ada satu hal penting yang ingin saya sampaikan sebelum kita berangkat."Vera menghentikan gerakannya. Dia menatap Satria dengan dahi mengernyit, menyadari nada suara pengawal pribadinya itu te
Última actualización : 2026-06-25 Leer más