Perut lapar, makan. Mata ngantuk, tidur. Makan, tidur, main, bercinta. Empat kegiatan rutin yang Kalla lakukan selama di Pulau Cempedak. Seperti tidak ada dunia lain yang Kalla pikirkan. Reyga mengerang di atas Kalla. Dia menghantamkan pinggul beberapa kali, sebelum akhirnya ambruk di sebelah istrinya dengan napas terengah. Seperti hari sebelumnya, mereka akan bercinta hebat sebelum melakukan aktifitas pagi. “Mau ke mana?” tanya Reyga saat Kalla beranjak bangun. Wanita itu mengenakan kaos tanpa menggunakan bra. “Mau ke bawah sebentar.”Reyga mengangguk sebelum memejamkan mata lagi. Setelah tenaganya terkuras, dia membutuhkan istirahat beberapa lama lagi. Sebelum turun untuk sarapan nanti. Sementara di lantai bawah, Kalla mengutak-atik ponsel, menghubungi Kael. Saat ini masih pukul tujuh pagi, yang artinya di Jepang sana sudah pukul sembilan pagi, lantaran waktunya lebih cepat dua jam dari Waktu Indonesia Barat. Kael pasti sudah bangun. Hanya beberapa kali nada sambung terdengar, d
Baca selengkapnya