Lastri menggigit bibir bawahnya karena panik. “Bas … Aku jadi takut.””Tenang saja Mbak …,” jawab Baskara pura-pura semuanya akan baik-baik saja. Dan setelah itu ia terdiam sejenak, otaknya bekerja cepat menyusun strategi baru. Skenario malam ini meleset dari rencana awalnya, namun ini juga membuka peluang baru, pikirnya.Dengan hilangnya dokumen berharga dari ruang kerja Broto yang kini ada di sakunya, ditambah dengan insiden pembakaran ini, Broto Sasmita akan berada di puncak kekacauannya."Kita cari tempat aman untuk malam ini, Mbak. Aku punya tempat tersembunyi yang tidak diketahui oleh orang-orang Broto," ujar Baskara menetapkan keputusan."Tempat apa, Bas?""Sebuah rumah kecil di pinggiran, dekat daerah kebun jeruk. Aman untukmu beristirahat sampai situasi di Menteng sedikit mereda," jawab Baskara."... Ayo, kita harus berjalan kaki beberapa ratus meter ke depan untuk mencari taksi atau oplet yang masih beroperasi lewat tengah malam begini."Baskara membantu Lastri berdiri
Read more