Di dalam kamar tidurnya yang bernuansa maskulin dan dingin, Adnan Utama terus memegangi kepalanya yang berdenyut hebat.Baginya, kehadiran Saifanny bukan sekadar gangguan kecil, melainkan ancaman eksistensial yang nyata.Di mata Adnan, Saifanny tidak hanya menginginkan cinta Adrian, melainkan memiliki ambisi besar untuk menguasai dinasti Utama Group.Adnan memiliki pandangan yang sangat sinis terhadap wanita; ia percaya bahwa begitu seorang wanita diberi perhatian dan kebaikan, mereka akan segera memberontak, berkhianat, dan menjadi serakah."Wanita seperti dia tidak mungkin mencintai Adrian dengan tulus," gumam Adnan sembari memijat pelipisnya.Ia yakin Saifanny hanya mengincar harta dan kekuasaan, dan anak yang ia pertahankan hanyalah alat posisi tawar.Ketukan di pintu membuyarkan lamunannya. Seorang pria berjas hitam masuk, membawa map cokelat tebal yang berisi informasi hasil investigasi terbaru."Pak, ini informasi mengenai pria bernama Indra Mahendra itu," ucap pria tersebut se
Last Updated : 2026-05-13 Read more