Andien menyerahkan kunci mobil ke tangan Indra perlahan tanpa menatapnya."Tunggu di mobil, aku harus bicara dulu dengan Jovian," kata Andien pelan sebelum melangkah menghampiri Jovian yang menunggu tak jauh dari sana.Kini, mereka berdua duduk di dalam mobil Jovian. Keheningan dan kecanggungan terasa begitu menyesakkan di dalam kabin yang tertutup rapat."Andien, aku tahu aku bukan orang suci, dan aku takkan menyangkal lagi sudah melakukan semua itu. Tapi aku janji tidak akan melakukannya lagi, kumohon percayalah," mulai Jovian dengan mata berkaca-kaca, memecah kesunyian dengan nada memelas.Andien masih terdiam di balik kursinya dengan ekspresi datar, menahan gejolak rasa hampa yang membeku di dalam dadanya."Andien, kumohon bicaralah..." Jovian memutar tubuhnya, menatap Andien lekat-lekat, menggantungkan seluruh harapannya pada wanita di sampingnya itu.Andien menghela napas panjang. Ia berpaling dan menatap balik Jovian."Aku sudah bicara dengan Indra. Dia mengatakan kau tidak men
Ler mais