"Maaf yah … saat kejadian, aku tidak ada bersamamu," ujar Aeza, benar-benar merasa bersalah karena dia selalu curhat pada Alisha–selalu melibatkan Alisha di setiap masalah yang ia hadapi. Namun, saat Alisha yang mendapatkan masalah, Aeza malah tak ada untuk sang sahabat. "Jangan merasa bersalah, Baby cantikku. Sudah kukatakan, asal kamu tetap menjadi sahabatku, aku selalu kuat. Aku ini seterong girl!" ujar Alisha, berkata menggebu-gebu dan penuh semangat supaya Aeza yang merasa bersalah terhadap. "Ehehehe …." Mendengar plesetan kata Alisha, Aeza jadi tertawa cerah. Ah, seperti biasa. Alisha yang sedih tapi ujung-ujungnya Alisha juga yang harus menghibur Aeza. Maklum, hati Aeza terlalu unyu untuk menerima kesedihan. "Oh iya, kenapa kamu menolak dinikahi? Apa karena kamu nggak suka atau ada orang yang disuka?" tanya Aeza, mengingat di dalam teks tadi, Alisha menyebut kalau pria yang merenggut mahkotanya meminta pertanggung jawaban dari Alisha. Yah, pria itu meminta pertang
Read more