"Kau …-" Asher berniat memaki-maki perempuan yang menabraknya, terlihat masih duduk di lantai dan tak jauh darinya. Namun, niatannya ia urungkan saat merasa mengenali perempuan tersebut. Sedangkan Alisha, demi menghindari Asher, dia menutupi wajah dengan rambut. Setelah itu, dia mencoba merangkak untuk menjauh dari Asher. Akan tetapi, tiba-tiba saja kakinya ditangkap oleh sosok itu, membuat jantung Alisha hampir copot. "Shasha!" panggil Asher dengan nada penuh peringatan. Alisha berhenti merangkak, menoleh ke arah Asher sambil cengengesan bodoh. "Hehehe, malam, Tuan," sapa Alisha lalu segera duduk sambil menatap campur aduk pada Asher. "Kau sedang apa di sini?!" tanya Asher dingin, segera berdiri lalu merapikan sdikit pakaiannya. Alisha juga segera berdiri, masih menatap konyol ke arah Asher. "A-aku … kerja," bohong Alisha, masih cengar-cengir pada Asher yang menatap curiga padanya. Asher menatap Alisha dari bawa hingga atas. Tatapannya terasa mengintimidasi dan menil
Read more