BAB 119 BERDAMAIMusim panas datang perlahan di Canterbury, membawa aroma rerumputan segar dan suara burung-burung yang riang menyambut pagi. Dari arah sungai Stour, angin hangat berembus lembut, menyapu deretan bangunan batu tua yang berdiri anggun di sepanjang jalan kota. Di antara bangunan-bangunan bersejarah itu, kompleks galeri Conelli kini berdiri semakin megah, bukan hanya sebuah galeri seni, tapi juga rumah bagi mimpi dan kerja keras Liam bertahun-tahun.Di halaman belakang galeri, tiga gudang besar dengan dinding bata merah dan atap baja berderet rapi. dua gudang utama telah beroperasi penuh selama tiga bulan terakhir. Di dalamnya, aroma kayu, cat, dan bahan pelapis memenuhi udara. Suara mesin pemotong, palu, dan percakapan pekerja bercampur menjadi satu harmoni yang hidup.Liam berjalan di antara para pekerja, mengenakan kemeja putih yang lengannya digulung hingga siku dan celana jeans pudar. Tangannya berdebu kayu, tapi wajahnya tenang, matanya fokus pada setiap detail, mul
Last Updated : 2026-07-04 Read more