BRAAAK!Pintu kamar itu hancur dalam satu dobrakan keras. Kayu pecah terlempar ke dalam, menghantam lantai dengan bunyi kering yang menggema. Beberapa petugas keamanan langsung menerobos masuk, napas mereka berat, tangan sigap menggenggam senjata.Tapi, kamar itu...Kosong.Hanya kesunyian yang menyambut.Udara di dalam kamar terasa aneh… dingin, pengap, bercampur dengan bau samar seperti sesuatu yang hangus. Tirai jendela berkibar pelan, tertiup angin malam yang menyelinap masuk dari celah kaca yang terbuka lebar.Kamar itu berantakan.Kursi terguling. Meja retak di satu sisi. Seprai tempat tidur kusut seperti baru saja terjadi pergulatan sengit. Tapi yang paling mencolok...Tidak ada siapa pun.“Tidak ada siapa pun, Kapten!” teriak salah satu petugas, suaranya sedikit menggema di ruang kosong itu.Di ambang pintu, seorang pria berdiri santai. Tubuhnya tegap, aura tenang tapi menekan. Sebatang cerutu terselip di sudut bibirnya, ujungnya menyala merah, asap tipis melingkar ke udara.Ka
Last Updated : 2026-04-18 Read more