Kevin masih berdiri beberapa langkah dari nenek renta yang menawarkan teh dan ubi rebus ketika tiba-tiba wanita tua itu menghela napas panjang.“Sudah lama sekali tidak ada tamu yang sopan,” gumamnya.Lalu... Ia mengangkat tangan kanannya.Hanya sebuah kibasan ringan.Namun, dalam sekejap, seluruh kabut di sekeliling mereka bergerak liar.WHOOSSH!Asap putih berputar membentuk pusaran raksasa, menelan sosok nenek itu hingga tak terlihat lagi. Tanah di bawah kaki Kevin bergetar pelan, dedaunan beterbangan, sementara udara dipenuhi aroma bunga liar yang sebelumnya tidak ada.Kevin refleks memasang kuda-kuda.Energi Qi mengalir memenuhi meridiannya.Sesaat kemudian, pusaran kabut itu perlahan memudar.Tapi sosok yang muncul membuat Kevin membelalakkan mata.Nenek renta itu telah lenyap.Sebagai gantinya, berdiri seorang gadis muda berparas luar biasa cantik.Rambut hitamnya menjuntai hingga pinggang bagai sutra malam yang tertiup angin lembut. Kulitnya seputih giok, matanya bening seperti
Последнее обновление : 2026-06-14 Читайте больше